CEGAH PENYEBARAN COVID-19
Cegah Penyebaran Covid 19, Kepala LPMP Maluku Instruksikan Pegawai Mulai Bekerja Dari Rumah

Terhitung mulai Jumat, 20 Maret 2020, pegawai Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Maluku mulai bekerja dari rumah (Work From Home). Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Kepala LPMP Maluku Nomor 0275/C7.59/TU/2020 tanggal 19 Maret 2020, tentang Pedoman Work From Home atau Bekerja Dari Rumah LPMP Maluku.
Instruksi ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemdikbud Nomor 36604/A3/KP/2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Prosedur bagi pegawai yang bekerja dari rumah (Work From Home).
Disiplin Kerja Dari Rumah
Sesuai isi surat Kepala LPMP, hanya pejabat eselon dan pejabat fungsional tertentu yang diharuskan tetap bekerja di kantor setiap hari. Selebihnya masing-masing pegawai diatur secara berkala, 2 hari bekerja di kantor dan 3 hari bekerja dari rumah. Dengan catatan, pegawai tertentu yang sewaktu-waktu dibutuhkan karena urusan penting atau mendesak, maka yang bersangkutan diminta hadir di kantor.
Walaupun bekerja dari rumah, Achli meminta seluruh pegawai tetap wajib mematuhi aturan kebijakan Work From Home yang telah ditentukan.
“Saya minta kepada seluruh pegawai mematuhi prosedur kerja selama bekerja dari rumah. Isi format kehadiran dan laporan kerja melalui aplikasi daring yang telah disiapkan,” himbau Achli kepada seluruh pegawai yang hadir pada apel sore, Kamis, (19/3). Jadi, bekerja dari rumah bukan berarti kinerja pegawai tidak terpantau, karena telah tersedia dalam aplikasi. Oleh karena itu diperlukan kedisiplinan dalam pengisian kehadiran dan pelaporan kinerja secara daring, yang dapat diakses melalui smart phone dan aplikasi web.
Membangun Budaya Bersih
Sebagai ASN yang baik, sambung Achli, sudah seharusnya pegawai LPMP Maluku menunjukkan kedisiplinannya dalam mendukung upaya pemerintah mengatasi penyebaran virus corona dengan menjaga kebersihan diri, seperti membiasakan cuci tangan dan menjaga kebersihan tempat kerja dan rumah, menjaga jarak dan menghindari kontak langsung dengan orang lain.
Walaupun secara defacto belum ada pasien terinfeksi corana di Maluku, namun upaya pencegahan seperti itu perlu dilakukan untuk meminamilisir kemungkinan dampak yang lebih buruk, kata Achli.
Sebagai tindak lanjutnya, ia telah menginstruksikan penyediaan cairan disinfektan dan pemasangan wastafel di setiap ruang kerja pegawai. Harapannya, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan pegawai untuk membantu pencegahan dan penyebaran virus secara dini.
“Jika semua mampu menjaga kebersihan diri, baik di tempat kerja dan di rumah, maka manfaatnya bukan saja dirasakan oleh kita sendiri tapi juga oleh orang lain, termasuk keluarga kita,” ungkapnya.
Selain menjaga kebersihan dan kontak langsung dengan orang lain, Achli juga mengingatkan pegawainya untuk terus berdoa, meminta kepada Tuhan Yang Kuasa agar semua pegawai LPMP Maluku dan keluarga terhindar dari wabah virus corona yang saat ini melanda dunia. (HR/Pub/LPMP)